Di zaman
sekarang ini seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi kini manusia
semakin dimudahkan dalam hal berkomunikasi, jika dulu antara individu yang satu
dengan individu lainya ingin bekomunikasi maka mereka harus bertatap muka
jikalaupun tidak bertatap muka maka mereka harus saling berkirim surat, namun
lain hal nya dengan sekarang karena sekarang ini sudah tersedia berbagai macam
sarana komunikasi, diantaranya telephone, handphone, dan juga internet.
Dari
semua alat komunikasi tersebut, internet merupakan salah satu sarana komunikasi
yang sangat digemari oleh berbagai kalangan baik anak-anak, remaja maupun orang
tua, itu karena internet mempunyai banyak
fitur komunikasi yang dapat
menarik hati khalayak ramai untuk menggunakanya, salah satunya ialah jejaring sosial
mulai dari friendster, twitter sampai yang paling populer yakni facebook.
Adanya
jejaring sosial benar-benar membawa angin segar bagi dunia komunikasi sebab
dengan adanya jejaring sosial manusia akan lebih mudah berinteraksi,
berkomunikasi, bahkan bertukar pendapat secara lebih jelas, lebih praktis dan
lebih efisien sehingga dalam hal ini jarak, waktu dan tempat bukanlah menjadi
masalah.
Jejaring
sosial itu bak pisau bermata dua, apabila dimanfaatkan dengan baik maka manfaat
dari jejaring sosial tersebut akan nampak misalnya saja memanfaatkan jejaring
sosial seperti facebook ataupun twitter untuk berdakwah dan membagikan ilmu
pengetahuan kepada masyarakat khususnya generasi muda agar mereka mampu
menyerap ilmu yang telah dibagikan dengan baik bahkan jika mereka belum
mengerti benar mengenai apa yang telah dibagikan maka Mereka dapat mengikuti
forum-forum diskusi yang telah di sediakan dalam jejaring sosial tersebut. Lain
halnya apabila jejaring sosial tak dimanfaatkan dengan baik maka jejaring
sosial tersebut dapat merugikan diri sendiri, orang lain maupun khalayak ramai.
Misalnya saja ada berberapa kelompok yang tidak bertanggung jawab yang
mengatasnamakan agama lalu mengajak para pengguna jejaring sosial untuk
melakukan tindakan-tindakan anarkis. Dan parahnya banyak pengguna jejaring
sosial yang terhasud oleh kata-kata manis kelompok tersebut, itu semua terjadi
karena kurangnya rasa waspada dan kehati-hatian dalam menggunakan jejaring
sosial.
Dari
uraian di atas dapat disimpulkan bahwa banyak atau sedikitnya manfaat dari
jejaring sosial itu semua tergantung dari sudut pandang pribadi masing-masing,
maka dari itu akan lebih baik bagi kita sebagai pengguna jejaring sosial untuk memanfaatkan
jejaring sosial demi kebaikan daripada demi
keburukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar